Class Meeting

1 comment 132 views

Oleh Ali Irfan

Siapapun tahu frasa class meeting itu terbentuk atas dua kata, class yang berarti kelas, dan meeting yang artinya pertemuan, secara konteks arti meeting di sini bukan rapat formal, seperti pada kalimat, “sebentar lagi kita ada meeting  kantor nih.” Mesti secara harfiah meeting juga berarti pertemuan, tapi semua orang sudah hampir paham, jika meeting itu  ya rapat.

Jadi secara bebas saya mengartikan class meeting sebagai pertemuan antar kelas, lebih spesifik lagi bertemu untuk unjuk kebolehan, untuk bertanding menampilkan yang terbaik dari yang baik-baik.

Saya menilai semua kelas itu juara, tak peduli itu kelas atas maupun kelas bawah. Dengan tampilnya mereka dalam acara class meeting itu sudah merupakan kemenangan tersendiri. Yang tak layak disebut juara adalah ketika ada kelas yang tak berani tampil, tidak berani mencoba, karena yang termasuk tipe orang-orang gagal adalah orang  yang gagal mencoba, bukan mencoba lalu gagal.

Di sinilah 600 karakter anak akan terlihat, mana yang sportif, mana yang sangat sportif, mana yang semangat, mana yang lebih semangat. Mana anak yang mampu mengendalikan diri, mana anak yang emosional. Saya sebenarnya tertarik dengan kata emosional. Kata itu berasal dari kata emosi, yang diderivasi dari istilah bahasa Inggris, “emotion,” bukan emoticon loh ya, J

Emotion sering kali diartikan negatif, seperti pada kalimat, “Anaknya gampang emosi,” “Ya, sudah jangan emosian gitu dong.” Biasanya ujaran-ujaran seperti ini ditampilkan dengan tensi ucapan agak meninggi, lebih-lebih bagi yang lagi emosi.

Setahu saya, emotion itu adalah energy + motion. Energy itu kekuatan. Motion itu gerakan. Jadi secara bebas lagi saya artikan, emosi itu bermakna kekuatan yang digerakkan. Energi punya sifat kekal, bisa diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan.

Coba bayangkan jika kekuatan yang digerakkan itu kekuatan yang baik-baik, bahkan yang terbaik-terbaik. Tentu kekuatan yang dihasilkan jauh lebih hebat dan dahsyat. Karena sejatinya yang menggerakkan energi itu adalah kekuatan kita sendiri bagaimana menggerakkannya. Tapi sebaliknya jika kekuatan negatif yang digerakkan, maka itu berdampak pada hasil yang sangat mengecewakan, sekaligus merugikan.

Jadi buat sekarang yang lagi bertanding dalam class meeting, teruslah berjuang, tampilkan yang terbaik, sebagian besar pertandingan ini melibatkan kerjasama tim. Itu artinya kamu tidak tampil sendiri. Justru dalam tim inilah, masing-masing anggota tim akan terlihat dengan sangat jelas karakternya. Jadi jika ingin melihat melihat sifat teman dengan sangat mudah, maka saksikanlah class meeting! (foto: Araf Hakim)

author
One Response
  1. author

    oema4 years ago

    Ustadz n ustadzahnya jg belajar menempatkan diri seadil adilnya dalam arena ini lho!

    Reply

Leave a reply "Class Meeting"