Public Space Magic Paper

No comment 118 views

Ali Irfan

Senin, 28 April  2014 menjadi special  moment tersendiri  bagi saya saat mengajar Bahasa Inggris kelas III (tiga). Begitu banyak lintasan-lintasan ide saat mengajar. Terlalu sayang kalau dilewatkan begitu saja. Tak ada cara lain selain mengabadikannya lewat tulisan. Saat itu titik tekan materinya adalah siswa mampu menyebutkan letak sebuah tempat umum lewat sebuah denah.

Kata kunci yang ada dalam pembelajaran itu adalah ada kata tanya ‘where,’ ‘street,” ‘near’, dan public space.

Lebih dulu saya meminta anak-anak untuk menyiapkan selembar sajadah, eh, maksud saya, selembar kertas. Anak-anak saya bagi menjadi 5 kelompok. Cara membagi dengan menunjuk angka 1-5 kepada anak-anak. Instruksinya adalah, “Pay attention, and don’t forget your number!”

Sukses membentuk kelompok, saya memberikan keterangan kelima kelompok tersebut.Kelompok pertama dan kelima menuliskan nama public space, kelompok kedua menuliskan nama jalan, kelompok ketiga menuliskan near, kelompok keempat menuliskan where, kelompok lima menuliskan nama public space lagi.

Setiap anak kemudian menuliskan di atas lembaran sajadah , eh, kertas, sesuai ketentuan keterangan masing-masing kelompok, lalu mendiskusikan apa yang sudah dituliskan. Khusus pada kelompok pertama, kedua, dan kelima, pastikan nama public space dan alamatnya tidak sama. Jika ada yang sama, maka ganti dengan nama yang lain. Sedangkan pada kelompok 3 dan 4, menyamakan hasil penulisan, sekaligus mengecek apakah tulisannya ada yang salah atau tidak.

Jika semua sudah fix, maka permainan yang sebenarnya bisa dimulai.

Setelah anak-anak berkumpul sesuai dengan kelompok yang homogen, maka aktivitas berikutnya adalah anak-anak membentuk kelompok yang pesertanya terdiri atas anak-anak yang berasal dari kelompok berbeda. Artinya setiap kelompok baru terdiri atas 5 orang yang berasal dari kelompok 1-5. Komposisi yang terbentuk formasinya adalah where, public space 1, street, near, dan public space 2.

Biar lebih seru beri batas waktu saat pengelompokkan. Ketika sudah terbentuk, masing-masing kelompok maju dan membentuk formasi, where, public space 1, street, near, dan public space 2.

Satu contoh tim yang maju terdiri atas anak-anak yang membawa kertas bertuliskan

“WHERE”, “MOSQUE”, “GAJAH MADA STREET, “NEAR”, “PARK”

Kepada tim tersebut saya melemparkan satu pertanyaan, “Where is the mosque?”

Serempak anak-anak menjawab, “The mosque is in Gajah Mada street, near the park.”

Posisi public space lalu saya balik, sehingga menjadi susunan sebagai berikut,

“WHERE”, “PARK”, “GAJAH MADA STREET, “NEAR”, “MOSQUE”

Kembali saya melontarkan pertanyaan, “Where is the park?”

Kompak mereka menjawab, “The park is in Gajah Mada street, near the mosque.”

Ketika saya tanyakan satu persatu, mereka melaluinya dengan sempurna, begitupun ketika saya tanyakan artinya, mereka mampu menjawabnya dengan baik.

By the way, berhubung ini adalah penemuan baru, saya menamakan proses  kreativitas ini dengan nama public space magic paper.

author
No Response

Leave a reply "Public Space Magic Paper"