Bermodal Sirah Nabi untuk Membangun Umat

1 comment 213 views

DSC_0095-236x300Kita sekarang bersama dengan sirah (sejarah) paling penting bukan hanya bagi  kehidupan kaum muslimin bahkan untuk seluruh manusia. Karena beliau seorang lelaki ciptaan Allah SWT paling agung sejak nabi adam hingga hari kiamat. Manusia ada yang menonjol satu bidang tetapi lemah di bidang yang lain, akan tetapi lelaki ini paling menonjol dalam semua bidang meliputi ibadah, muamalah,  keberanian, dermawan, santun,  zuhud, bijak, cerdas, tawadlu’  dan   di semua bidang kebaikan,  lelaki ini mengalahkan yang lain. Mari bersama sirah yang Allah SWT nyatakan padanya :

“ Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi-pekerti yang luhur.” (QS. Al Qalam 4)

Bahkan Allah SWT bersumpah dengan kehidupannya :

“Demi umurmu sesungguhnya mereka terombang ambing dalam kemabukan (kesesatan).”     (QS. Al Hijr  72)

Sirah lelaki yang Allah hanya berikan hak  syafaat padanya , bukan kepada Nabi-nabi yang lain, hingga para pengikut mereka yang beriman datang ingin mendapat syafaat dari beliau.

Betapa pentingnya baca sirah beliau, kita tidak masuk surga kecuali berada dibelakangnya,  minum  air dari telaga kautsarnya. Sirah dan jalan hidupnya ini untuk  keselama tan hidup kita dunia dan akhirat, jika tidak maka hidup kita dalam kebinasaan.

Kita dihadapan sirah Rasulullah SAW , dimana Allah SWT jadikan beliau penghapus kekufuran, manusia pertama yang dibangkitkan di hari Kiamat, pembawa panji kemulyaan, menepati kedudukan terpuji , shalawat dan salam pada Baginda.

Dihadapan sirah lelaki yang dibukakan pintu langit untuk ditembusnya sampai tingkatan paling atas, saat Rasulullah  SAW naik bersama Jibril dalam peristiwa mi’raj, diketuklah pintu, maka penjaga langit bertanya : “Siapa”, dijawab “Jibril” , kemudian penjaga bertanya “Siapa orang bersamamu ?”,  Jibril menjawab : “ Muhammad” , Penjaga bertanya lagi : “Apakah dia diperintah untuk menghadap-Nya?” Jibril menjawab : “Ya.” Maka dibukalah pintu, Rasulullah memasuki tempat yang belum pernah dimasuki manusia sebelumnya, beliau dalam kondisi hidup utuh (bersama jiwa dan raga). Ya , bukan hanya beliau menempati kedudukan tertinggi manusia tetapi juga tempat yang tak bisa dilalui malaikat mulia sekalipun, yakni jibril AS. Lelaki yang melihat surga dan neraka dengan mata yang nyata bukan hanya dengan akal.

Karena itu, tidaklah pantas apabila kita menyandingkan lelaki ini dengan tokoh-tokoh seperti : Budha, Konghucu, Hitler, Lenin, Stalin dan lain-lain sebagaimana tulisan dalam buku “ 100 tokoh paling berpengaruh di dunia,” sekalipun beliau ditempatkan pada posisi teratas.  Tetapi anehnya  Anda menjumpai  banyak orang yang suka dengan kitab tersebut.

Sesungguhnya kedudukan lelaki ini  layak apabila disandingkan dengan para Anbiya alaihimussalam, berada dalam tingkatan lebih tinggi dari  Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Nabi-nabi Allah yang lain. Juga kedudukannya begitu tinggi   hingga disandingkan dengan seluruh  malaikat, seperti  malaikat pengatur rezeki, malaikat penjaga laut, malaikat penjaga gunung, malaikat pemikul Arsy bahkan dengan Jibril Alaihissalam.  Jibril tatkala perjalanan ke Sidratul Muntaha tidak bisa mendahuluinya. Berkata  Jibril kepada Rasulullah  “ Jika aku  mendahului engkau maju selangkah niscaya aku akan terbakar.”    Allah tempatkan Rasulullah berada di depan untuk bertemu dengan-Nya  Azza wa Jalla.

Bukti agungnya lelaki ini kemudian menjadi sebutan abadi ,  sehingga mengharuskan  kita serius mencermati detik demi detik  dari semua episode perjalanan hidupnya  sholallahu alaihi wa sallam. (Habib Junaedi)

author
One Response
  1. author

    Hosting9 months ago

    Kekompakan umat yang pada waktu ini berhasil dibangun, meski tidak melibatkan semuanya, selayaknya menjadi modal untuk memperkokoh persatuan umat dan membangun kemaslahatan yang lebih besar untuk kejayaan agama dan Tanah Air. Aksi unjuk rasa bukanlah tujuan kita, melainkan adalah jalan, bahkan satu dari banyak jalan untuk menuju tujuan tegaknya hukum, keadilan dan kebaikan negeri ini.

    Reply

Leave a reply "Bermodal Sirah Nabi untuk Membangun Umat"