MI Luqman Al Hakim, Kunjungi Pameran Pedang Nabi

1 comment 308 views

DSC_0244miluqmanalhakim.com Pameran Pedang Nabi yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Kabupaten Tegal dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tegal ke 414 mendapat respon positif oleh siswa-siswi MI Luqman Al Hakim. Pameran yang punya muatan nilai sejarah yang penting, membuat MI Luqman Al Hakim turut mengerahkan siswa-siswinya untuk belajar sejarah Islam.

Anak-anak berdecak kagum begitu menyaksikan pedang nabi yang dipajang di lemari yang terbingkai kaca. Mulai dari ukiran, bobot, dan panjang pedang yang sangat mengagumkan. Sudah bisa dipastikan dengan bobot pedang ini, pastilah sosok pemilik pedang ini adalah orang yang kuat, dan berperawakan besar. Sempat terbayang suasana perang di zaman Rasullullah, teringang suara deru kuda, debu-debu yang berterbangan, desingan pedang yang bertabrakan.

Dari 35 pedang yang dipamerkan, pedang Ja’far At Thayyar merupakan pedang paling berat dengan bobot mencapai lebih dari 5 kilogram. Dan bisa dibayangkan, pedang itu dipakai saat perang dibawa hanya dengan satu tangan sambil memacu kuda. Bisa dibayangkan, betapa kuatnyDSC_0316a tangan yang memegang pedang At Thayyar.

Salah satu pedang yang menarik perhatian adalah Al Ma’tsur, pedang yang seluruhnya terbuat dari emas dengan bentuk berupa kepala ular dan dihiasi batu-batu hiasan berbentuk seperti bunga-bunga.Bagian dekat gagangnya, terdapat kaligrafi Al Kuffi yang bertuliskan “Abdullah bin Abdul Mutalib” Ya, itulah pedang Rasulullah Muhammad Saw.

Menurut riwayat, Rasulullah Saw menghunuskan Al Ma’tsur ketika Rasulullah berjalan di hari pernikahan Fatimah Az-Zahra yang dikelilingi Bani Hasyim. Ini dilakukan Rasulullah  untuk  meninggikan derajat pedang yang dimiliki Bani Hasyim.

 Pedang ini dipakai Rasulullah dalam perang badar, perang khandaq, perang uhud, dan peperangan lainnya. Yang menarik dari pedang ini, meski digunakan untuk berperang, tapi tak sekalipun digunakan untuk membunuh musuh.

Pedang-pedang lain yang turut dipamerkan tak kalah menarik perhatian, diantaranya adalah pedang yang dipakai Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Khalid bin Walid, Pedang Ali bin Abi Thalib, dan beberapa sahabat lainnya.

DSC_0301

Selain menampilkan pedang, dalam pameran ini juga terdapat busur panah, tongkat nabi musa, batu,  dan sandal sebelah kanan Rasulullah.

“Semua memang replika, tapi dibuat dan didesain sama persih dengan pedang aslinya, mulai dari panjang, bobot, sampai desainnya dibuat semirip mungkin,” ungkap Waoeng, Panitia Pameran.

Menurutnya pedang asli saat ini tersimpan rapi di museum Topkapi, Turki. “Seluruh benda peninggalan Sejarah Islam, di simpan di Turki,” katanya.

Memanfaatkan momentum pameran pedang nabi, anak-anak beserta guru pendamping turut mengabadikan momen dengan foto bersama, sambil memegang pedang bermata dua, milik Ali bin Abi Thalib.

Subhanallah!

(foto: araf hakim)

author
One Response
  1. author

    Hasna4 years ago

    Masya Allah…… Keren. Event sarat pendidikan seperti ini yang dibutuhkan masyarakat Tegal khususnya. sip lah…

    Reply

Leave a reply "MI Luqman Al Hakim, Kunjungi Pameran Pedang Nabi"