Hadiah Kejutan

2 comments 194 views

Oleh Nayla Rahma Hafizha Pramodya Kelas 3A

nayla“Sinta sayang, bangun yuk,” kata ibu membangunkan Sinta yang masih dibalut selimut.

“Iya bu…” kata Sinta sambil mengantuk.

“Ayo segera mandi biar segar,” pinta ibunya.

Selesai mandi, ibunya meminta Sinta untuk memakai gaun.

“Lho kok aku disuruh pakai gaun sih, bu?” kata Sinta sambil menggaruk-garuk kepalanya.

“Sudah, pakai saja.”

***

Ting tong… Assalamualaikum…

Terdengar bel rumah Sinta. Ia terkejut saat membuka pintu, di depan sudah ada teman-temannya yang memakai gaun yang bagus-bagus seperti yang ia pakai. Tidak hanya itu mereka juga pada membawa kado.

“Lho kok pakai pada pakai gaun semua. Ada apa ini?”

Tiba-tiba terdengar lagu selamat ulang tahun dari teman-temannya.

“Sebenarnya ada apa ini, siapa yang ulang tahun?”

Sinta merasa terkejut dengan kejadian ini. Sebelumnya tak pernah ulang tahunnya ia rayakan. Ia bahkan tidak pernah mengingat ingat hari kelahiran. Tidak ada perayaan spesial. Semuanya berlalu begitu saja, sampai usianya sekarang 9 tahun.

“Ini hari ulang tahun kamu sayang, sengaja ayah dan ibu ngga bilang sama kamu. Soalnya biar surprise. Lagi pula ulang tahun kamu nggak pernah dirayakan,” kata ibu menjelaskan.

Hari itu Sinta menerima banyak hadiah, mulai dari yang dibungkus kado kecil sampai kado super besar. Kado besar itu tidak lain adalah boneka Teddy Bear kesayangannya.

“Bagus sekali kadonya. Terimakasih ya…”

Selesai potong kue dan makan-makan, Sinta mengucapkan satu permintaan kepada ayah dan ibunya.

“Ayah, ibu. Sinta boleh minta satu permintaan nggak?”

“Semua permintaan kamu pasti akan ayah kabulkan. Apa sayang, ayo sebutkan permintaan kamu,” tanya ayah.

“Aku ingin semua hadiah ulang tahun ini diberikan kepada yang membutuhkan.”

“Maksudmu?” Tanya ibu heran.

“Ya, ada yang lebih membutuhkan hadiah-hadiah ini dari aku, bu.”

“Terus mau kamu berikan kepada siapa semua hadiah ini, Sinta?”

“Anak-anak yatim yang tinggal di panti asuhan. Lagipula hadiah-hadiah ini sepertinya sedang mereka butuhkan.”

“Termasuk boneka Teddy Bear ini, Sinta?”

“Ya, kemarin aku lihat ada anak yatim baru di panti asuhan. Namanya Fifi, baru kelas satu SD. Aku lihat dia senang bermain dengan satu-satunya boneka kesayangannya yang kelihatan lusuh, dan sudah jelek. Aku yakin dia pasti suka.”

“Sinta, kamu yakin akan memberikan ini semuanya?”

“Iya, bu. Sinta yakin,”

Hari itu juga Sinta dibantu ayah ibunya mengemasi semua kado-kado ulang tahun Sinta untuk diberikan ke panti asuhan dekat rumahnya. Tidak hanya itu, ayahnya menambahkan barang bawaan dengan membelikan dua karung beras yang akan dibawa bersama-sama kado ulang tahun Sinta.

author
2 Responses
  1. author

    muh mulyadi3 years ago

    Wah bagus ada pelajarannya terus berkarya dan tetap bersahabat

    Reply
  2. author

    muh mulyadi3 years ago

    Untuk 3a hebattt!!!!

    Reply

Leave a reply "Hadiah Kejutan"