Pertama Kali Pakai Kacamata

1 comment 173 views

Oleh Ummu Hajar Aisy

Aku ingat, saat kelas satu semester dua, penglihatan mataku mulai buram. Semua yang aku lihat tidak jelas. Setiap Rabu, tempat duduk kelas selalu diubah. Aku selalu dapat tempat duduk di belakang. Aku sampaikan tentang buramnya penglihatanku pada umi, lalu umi menyampaikan kepada wali kelas agar aku ditempatkan di kursi paling depan. Walaupun sudah pindah di depan, tetap saja masih terlihat buram.

Aku pun bilang lagi pada umi, karena penglihatanku masih buram. Akhirnya langsung dibawa ke dokter spesialis mata, yang bernama dokter Adrian. Mataku diperiksa. Ternyata mataku minus. Tidak tanggung-tanggung, minus empat setengah. Aku pun disarankan memakai kacamata.

Esok harinya aku diajak ke optic untuk membeli kacamata. Alhamdulilah, setelah berkacamata, semua tulisan yang ada di papan tulis pun jelas aku baca.

Oh, ya teman-teman. Tahu tidak penyebab aku pakai kacamata? Aku memakai kacamata karena senang sekali menonton tivi terlalu dekat. Dulu waktu masih TK, aku pulang sekolah jam 10. Sementara umi pulang kerja sekitar jam dua siang. Sambil menunggu umi pulang, aku habiskan waktuku menonton tivi dari jam sepuluh sampai jam dua!

Jarak pandang saat nonton televisi kurang dari satu meter. Sangat dekat sekali. Padahal aku sudah diingatkan untuk tidak dekat-dekat saat menonton tivi oleh nenek. Oh, ya. Tahu tidak, karena sudah jadi kebiasaan, aku sempat menuliskan di tembok, “Tempat nonton TV Aisy”

Sebagai hukuman karena aku telah membandel, jam menonton tivi aku dibatasi. Tidak hanya itu, sekarang tulisan “Tempat nonton TV Aisy” di tembok itu sudah digeser jauh ke belakang sama umi. Aku sadar, ini umi lakukan semata-mata untuk kebaikanku. Sekarang aku tidak lagi dekat-dekat nonton televisi.

Ummu Hajar Aisy, siswa kelas VB, MI Terpadu Luqman Al Hakim, Kabupaten Tegal

author
One Response
  1. author

    sri haryati3 years ago

    Terus mencoba berkarya Ananda Aisy…dari pengalaman bisa dibuat cerita..

    Reply

Leave a reply "Pertama Kali Pakai Kacamata"