Farel Faiq: “Tenis Meja itu Seperti Keluarga”

Farel Faiq dan Hasna Muthi’ah berhasil mengharumkan nama baik Kecamatan Slawi. MI Luqman Al Hakim pun ikut terangkat namanya, karena keberhasilan mereka berdua menjadi juara Tenis Meja dalam ajang Aksioma Kementerian Agama Tingkat Kabupaten Tegal. Farel berhasil mengalahkan lawannya saat final melawan Kecamatan Dukuhturi dengan skor tiga kosong. Sementara Hasna mengalahkan lawannya dari Kecamatan Adiwerna.

Teknik bermain Farel menarik perhatian banyak penonton. Bahkan sebagian besar penonton kecewa karena penampilan Farel yang bisa mengalahkan lawan dengan cepat. Kekecewaan itu dirasakan karena belum puas menikmati gaya bermainnya yang sudah sekelas atlet nasional. Ini pula yang menjadi salah satu kelebihan Farel Faiq, cerdas memanfaatkan peluang untuk meruntuhkan mental lawan dengan hentakan kaki dan juga ekspresi ketika mendapatkan angka dalam pertandingan.

Ternyata, prestasi yang ia raih tidaklah instan. “Saya belajar tenis meja sejak kelas dua, dan mulai ikut lomba saat kelas tiga,” ungkapnya. Darah tenis meja benar-benar mengalir di tubuhnya. Ayah tercinta Farel dulunya seorang atlet tenis meja. Demikian pula dengan kedua kakaknya, yang juga atlet tenis meja. Menurutnya, tenis meja itu sudah menjadi bagian hidupnya yang tak bisa dipisahkan. “Sudah seperti keluarga,” katanya.

Tidak hanya ayahnya yang turut melatih, Farel juga turut belajar sama dua pelatih lain. Di sekolah pun ia ikut ekskul tenis meja , yang dilatih Ustad Subur. Ia rutin berlatih selama dua kali dalam seminggu. Satu-satunya pesan ayahnya yang selalu diingat adalah harus sabar, mampu mengendalikan emosi. “Tetap tenang dan nggak boleh grogi,” katanya. Salah satu kunci rahasia keberhasilannya adalah ia memegang bet tenis meja seperti memegang pistol. Ia membayangkan dengan begitu setiap pukulan bisa ia lepaskan dengan cepat dan sangat mematikan.

Siapa sangka, meski mahir bermain tenis meja, ternyata ia bercita-cita menjadi pemadam kebakaran. Satu-satunya kasus yang ia tangani adalah ketika berhasil memadamkan api yang membakar selembar serbet yang terbakar lilin. Langsung ia ambil air dalam teko, kemudian ia siramkan di atas kobaran api.Anda pasti terkejut dengan cita-citanya!

author
No Response

Leave a reply "Farel Faiq: “Tenis Meja itu Seperti Keluarga”"