Five Minutes On The Stage!

No comment 270 views

Sejarah telah mencatat sebuah peristiwa agung. Perjalanan yang menempuh jarak 1.758.9 km dari dari masjidil muharram ke masjidil Aqsa, dan dilanjutkan menuju langit ketujuh (sidratul muntaha) hanya ditempuh dalam semalam. Perjalanan itu ditempuh menggunakan kendaraan yang memiliki kecepatan cahaya. Inilah perjalanan Nabi Muhammad Saw bertemu Allah SWT saat menjemput perintah shalat. Inilah peristiwa yang kita kenang sebagai Isra’ Mi’raj.

Rafif tampil memukau di atas panggung

Sebanyak 20 siswa MI Terpadu Luqman Al Hakim memberikan penampilan terbaik mereka tampil di atas panggung menceritakan peristiwa ini. Sebuah momentum untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk kembali mengisahkannya hanya dalam lima menit. Merekalah para dai cilik yang telah berhasil menjadi pusat perhatian pada Sabtu di penghujung April ini.

Acara menjadi semakin semarak dengan kehadiran daiyah cilik  Maritza Aulia Rosaline, nominasi sepuluh besar Aksi Junior Indosiar 2014. Penampilan perdananya berhasil menarik perhatian para peserta lain untuk tampil maksimal. Semangat mereka membawakan syiar luar biasa. Hanya dalam tempo lima menit mereka belajar bagaimana agar tampil maksimal membawakan sebuah tausiyah bertemakan isra’ mi’raj.

Rumaisha Nur Aida kelas 3A tampil sebagai peserta pertama dari 20 peserta lain. Ia yang juga sempat mengikuti audisi Aksi Junior 2015 penampilannya bisa disejajarkan dengan Aulia. Dengan vocal yang jelas dan percaya diri yang tinggi ia berhasil menarik perhatian penonton. Penampilan dari para peserta lain juga layak mendapat apresiasi. Mereka tampil ke atas panggung tanpa teks. Bahkan penampilan Rafif peserta terakhir kedua berhasil menarik perhatian para penonton yang semula sepi. Lewat gayanya yang polos dan menggemaskan, ia cukup berhasil membuat teman-temannya merapat ke panggung, bahkan termasuk para dewan guru dan orang tua murid.

Kepala MI Terpadu Luqman Al Hakim Wiyarso, M. PdI menyampaikan bahwa agenda ini diselenggarakan untuk mengukur seberapa besar potensi anak-anak dalam public speaking. “Dan ternyata responnya luar. Jika ada sedemikian banyak anak yang punya kemampuan, maka pildacil ini layak dijadikan ekstra kurikuler,” ungkapnya.

Ustad Wiyarso menyampaikan setidaknya ada 30 anak lebih dari even Five Minutes on the Stage ini yang siap mengawal dakwah ini! “Sekarang dai cilik, besok dai kondang,”ungkapnya. Dari sepuluh kelas, rata-rata tiap kelas mengirimkan 3-6 nama. Total ada sekitar 40 nama. Dari sejumlah itu kemudian diseleksi lagi ditingkat kelas dua besar. Merekalah yang diberikan kesempatan tampil di atas panggung.

Konsep acara memang didesain sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak mengasah kemampuan sekaligus keberanian tampil bicara di depan publik. Pembaca acaranya pun dari anak-anak. Dinda Raida Atifa dan Adinda Faiha dari kelas 5C tampil sebagai MC yang memimpin jalannya acara pildacil ini. Sementara Sofa dari kelas 2 berkesempatan tampil tasmi’ surat Annaba. Turut menyemarakkan agenda ini adalah lomba mewarnai yang diikuti oleh 264 peserta. [Ali Irfan/Foto : Araf Hakim]

author
No Response

Leave a reply "Five Minutes On The Stage!"