Wisata ke Bandung

4 comments 228 views

miluqmanalhakim.com. Hari Rabu, tepatnya tanggal 12 Pebruari siswa kelas 5 SIT MI Luqman al Hakim mengadakan Study Tour ke Bandung. Berikut potret perjalanannya. (foto oleh Araf & Zahwa Hakim)

Tangkuban Perahu

Menunggu sarapan pagi siap, ambil gambar dulu. Jebret.

Sementara siswa yang lain memanfaatkan waktu untuk belanja. Wah, padahal nanti ada saatnya untuk belanja di Cibayudut.

Nah, ini dia saat yang ditunggu-tunggu, terutama oleh guru. Breakfast!!!

Akhirnya sampai di Maha Karya Tuhan, Gunung Tangkuban Perahu.

Tidak mau kalah dengan pemandu wisata original, Ustadzah Ari meskipun KW tetap lihai dalam menjelaskan Gunung Tangkuban Perahu.

Pemandu KW2 (Jilbab biru tengah) ini meniru gaya Mama Dedeh, “Anak-anak, kalian harus yakin bahwa Gunung yang indah ini bukan berasal dari perahu Sangkuriang, tetapi merupakan ciptaan Allah melalui proses alam” Allah berfirman:
أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak? (An Naba’, 78: 6-7)

Selepas mendengarkan penjelasan dari Ustadzah Yuniar seputar Gunung Tangkuban Perahu, semua nengok ke kamera. satu dua cekrik.

Langsung ambil gambar.

Fotografer-nya ikut nampang.

Siswa tampak serius membaca informasi tentang Gunung Tangkuban Perahu

Cari perhatian Ikbar cs naik ke atas dan mulai teriak-teriak.

Terbukti efektif teriakan Ikbar, anak-anak pun naik.

Silau? Tahan dulu ya… Oke satu dua cepret.

Mumpung ada turis (nomor 2 dari kiri berkaca mata) foto bareng.

Foto bareng Pororo.

Memanfaatkan moment untuk foto bersama.

Yang sudah sikat gigi dan yang belum dibuktikan di sini. Yang tersenyum lebar pasti sudah, yang tidak mau senyum diragukan.

Mumpung ada strawberry murah rasanya sangat manis meskipun kecil-kecil (jadi curiga, biasanya ada asam-nya).

Susah dibedakan mana murid dan mana gurunya.

Tidak mesti dua ya Dea, tiga juga boleh.

Putri: “Ustadzah, yang benar tangkauban prahu, apa perahu?”
Ustadzah Lina: “Benar semua, yang salah kalau Tangkuban mobil atau pesawat”

 

Foto bareng lagi.

Museum Geologi

Rasa ingin tahu siswa mendorong mereka untuk belajar dengan melakukan pengamatan fosil purba di Museum Geologi.

“Fadhil, dengarkan Ustadzah Endang, ya. Motor ini bukan motor jadul, tapi masih baru. Akibat terkena erupsi Gunung Merapi jadilah seperti ini”.

Mencoba simulasi gempa bumi.

Siswa mengamati dampak erupsi gunung berapi.

 

Siswa tampak serius mengamati jenis batuan.

Foto bareng lagi

Museum Konferensi Asia Afrika

Menuju Museum KAA

Masih menuju Museum KAA

Di Gedung Merdeka anak-anak mendapat penjelasan sejarah Konferensi Asia Afrika.

Belanja di Cibaduyut

 

a l h a m d u l i l l a h s e l e s a i

author
4 Responses
  1. author

    Raafi Nur Adzani5 years ago

    Foto paling akhir….

    Ridho Muchu – Muchu 😀

    Reply
  2. author

    M Ridho Fakhrian5 years ago

    Fotoku paling keren.

    Reply
  3. author

    Alfath Muhammad Azmi5 years ago

    Wokwkowkowko si Jepong kurang kerjaan -_- Manganne Botol Nginung wkowkowko, ridho ora susah MUNCU2 do 😀
    AHHAHAHAHAH 🙂

    Reply
  4. author

    Rikudo Hadyan5 years ago

    fotone enyong setitik tok

    Reply

Leave a Reply to Rikudo Hadyan Cancel reply