MI Luqman Al Hakim Siap Menerapkan KK 2013

1 comment 147 views

Siap atau sangat siap kurikulum 2013 mulai diberlakukan efektif pada tahun pelajaran 2014-2015. Itu artinya waktu menuju pelaksanaan tinggal menghitung hari. Di hari pertama liburan, Sekolah Islam Terpadu MI Luqman Al Hakim menyelenggarakan workshop pemantapan persiapan pelaksanaan kurikulum 2013. Acara ini diikuti pula oleh guru-guru MI di wilayah KKM MI Kabupaten Tegal.

DSC_0238

Kepala MI Luqman Al Hakim Wiyarso, M. PdI langsung memandu sebagai trainer. Produk dari acara ini adalah setiap guru akan memiliki administrasi pembelajaran seperti lesson plan dan alat peraga yang mendukung pelaksanaan kurikulum baru untuk kelas I dan kelas IV. Materi pembekalan ini meliputi mindset guru, pendekatan scientific, penyusunan lesson plan, penilaian dan peer teaching.

“Guru harus siap, bahkan sangat siap, jangan sampai ada kata tidak siap karena pada akhirnya akan melaksanakan juga,” ungkapnya. “Guru jangan sampai terjebak pada pola-pola pengajaran lama. Secara ideal, kurikulun ini sudah berpola, secara konsep sudah ideal, namun pada pelaksanaan sangat membutuhkan peran besar seorang guru.”

Pola pengajaran yang akan berlangsumg dalam kurikulum 2013 ini menggunakan pendekatan saintifik yang meliputi penilaian secara spiritual, afektif, pengetahuan dan ketrampilan. Alur pelaksanaan kurikulum ini adalah setiap guru harus memahami benar KI 3 dan KI 4. Kemudian mengaitkan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam KI 2 dan KI 1. Kreativitas diperoleh melaluiObserving [mengamati]Questioning (menanya) Associating (menalar) Experimenting (mencoba) Networking (Membentuk jejaring)

Mengutip pendapat Sharp, C (2004), Wiyarso mengungkapkan bahwa guru dapat membuat peserta didik berperilaku kreatif melalui:tugas yang tidak hanya memiliki satu jawaban benar, mentolerir jawaban yang nyeleneh, menekankan pada proses bukan hanya hasil saja, memberanikan peserta didik untuk:mencoba, menentukan sendiri yang kurang jelas/lengkap informasi,memiliki interpretasi sendiri terkait pengetahuan/kejadian, memberikan keseimbangan antara kegiatan terstruktur dan spontan/ekspresif

Kurikulum ini menuntut kreatifitas guru dalam merancang, sebelum melaksanakan pembelajaran. Dan pada saat pembelajaran menuntut keaktifan siswa. Lewat pendekatan saintifik dengan proses tahapan observasi, menanya, menganalisa, menyimpulkan, maka siswa terlibat aktif dalam pembalajaran. “Kelihatannya repot, tapi jika dikerjakan secara ideal akan menghasilkan maksimal,” pungkasnya.

*) Wahai guru, pada akhirnya kita harus sadar benar bahwa landasan mendasar kurikulum 2013 ini karena adalah moral pelajar masih banyak dipertanyakan, penekanan masih pada kognitif, seakan mengabaikan yang afektif dan psikomotorik. Dengan diterapkannya ini maka diharapkan bahwa generasi anak sekarang siap menyambut generasi emas yang akan jatuh pada usia kemerdekaan satu abad pada tahun 2045. Jadilah jembatan unutk mengantarkan anak-anak kita kesana!

author
One Response
  1. author

    Ali Irfan4 years ago

    Sudah ga sabar ingin cepet2 menerapkan. Sepertinya sih bakal asyik dan lebih menyenangkan di kk2013 ini.

    Reply

Leave a reply "MI Luqman Al Hakim Siap Menerapkan KK 2013"