Jangkauan Tangan Raksasa

4 comments 269 views
Oleh Ali Irfan

Entah kenapa begitu saya masuk kelas, anak-anak selalu minta permainan. Permintaan itu membuat saya memutar otak, mencari-cari permainan apa yang bisa dimainkan di kelas dan belum pernah dimainkan sebelumnya. Sampai akhirnya saya menemukan ‘Jangkauan Tangan Raksasa’ (Giant Hand). Yang jelas tidak seratus persen permainan. Saya mengajak anak-anak belajar lewat permainan.

DSC_0152 araf hakimSecara kebetulan saya membaca lembaran-lembaran game edukatif, beberapa kali saya baca belum menemukan permainan yang menarik, tapi begitu mata melihat judul jangkauan tangan raksasa, langsung kalimat itu membetot perhatian mata. Lalu saya bayangkan permainannya, saya bayangkan pula keseruan-keseruan yang terjadi, dan ternyata memang mudah, karena tidak membutuhkan banyak alat.

Permainan ini saya temukan secara kebetulan saat pelajaran Bahasa Inggris kelas 5 masuk pada materi toys and game. Maka tepatlah momen untuk merayakan permainan ini. Pada materi ini, salah satu indikatornya adalah siswa bisa membuat kalimat ajakan (invitation) yang menggunakan rumus, Let’s + verb + object. Maka dengan penuh semangat saya katakan pada mereka, “Let’s play the game!!!”

Game ini sangat simpel, karena hanya membutuhkan 10 botol minuman sebagai media. Sama sekali saya tidak kerepotan karena masing-masing anak bawa botol minuman. Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok. Akan lebih menarik jika kompetisi putra-putri. Masing-masing dua tim, sehingga total ada 4 kelompok. Yang harus diperhatikan adalah masing-masing kelompok komposisinya harus imbang. Jangan sampai ada kelompok yang anaknya kecil semua, atau besar semua. Setiap kelompok harus variatif, ada anak yang tinggi, sedang, bahkan pendek.

Jumlah botol variatif, tergantung kebutuhan. Yang saya praktekkan di kelas menggunakan 5 botol yang disejajarkan dengan jarak kurang lebih lima senti untuk masing-masing tim. Tugas tim adalah memindahkan satu persatu botol yang berbaris rapi dengan syarat tertentu.

Syaratnya adalah ketika mengambil botol dengan jarak yang masih dalam jangkauan, telapak tangan, siku, dan lutut kaki, tidak boleh menyentuh lantai. Lantas, saya meminta anak-anak membayangkan mereka berperan sebagai raksasa, yang akan mengambil sesuatu hanya dengan telapak tangan. Setiap tangan dan lutut kaki menyentuh lantai maka harus diulang. Sebelumnya ada garis batas yang tidak boleh dilewati oleh setiap tim. Ketika melebihi garis, maka permainan harus diulang.

Anak yang mengambil botol itu hanya satu, lainnya berperan untuk membantu proses pengambilan berjalan dengan mulus tanpa menyentuh lantai. Caranya terserah, selama tidak melewati garis batas, dan tidak terjatuh saat pengambilan. Kreativitas mereka macam-macam, ada yang memegang tangan satu, yang lain memegang kaki, lainnya lagi memegang perut, demi menjaga agar pembawa misi berhasil menjalankan tugas dengan baik.

Inilah bagian paling seru dalam permainan ini. Anak-anak berusaha sebisa mungkin untuk mengambil botol dengan baik, meskipun harus mengalami berkali-kali terjatuh. Semangat mereka mengejar misi memindahkan botol sangat luar biasa.

Mengalami jatuh bangum tidak masalah. Mereka sangat paham, ketika terjatuh, itu artinya mereka harus segera bangkit dan memulai lagi. Kebahagiaan pun menyeruak tak terkira manakala berhasil mengambil botol dan memindahkannya ke tempat yang telah ditentukan.

Inilah permainan paling fenomenal yang pernah saya praktekkan setelah Merebut Singgasana. Game ini sarat emosi, dan menguras energi yang tidak sedikit, namun berefek pada kesenangan tiada tara. Tidak jarang mereka larut dalam konflik permainan, namun syukurnya selalu berakhir dengan perdamaian sekaligus kesadaran bahwa ini adalah permainan.

Selesai permainan, anak-anak saya beri tugas untuk mengucapkan sekaligus menuliskan cara mengajak seseorang untuk bermain dalam Bahasa Inggris. Sungguh, permainan ini sangat menghibur, bahkan saya tak kuasa menahan tawa sampai mengeluarkan air mata, dan perut sakit melihat kepolosan dan kekocakan saat mereka sedang memainkan game ini. Jika anda guru yang ingin selalu tampil kanan (kreatif, aktif, dan menyenangkan), tidak ada salahnya mencoba permainan ini.
author
4 Responses
  1. author

    fathiyah_hanan4 years ago

    pke tempat minumnya siapa? tuh….

    Reply
  2. author

    Ali Irfan4 years ago

    sudah ijin sama yang punya botol kok Han

    Reply
  3. author

    pawie4 years ago

    Ternyata kita tidak bisa hidup sendiri – Ternyata kita tetap membutuhkan orang lain untuk mencapai keinginan / cita-cita.
    “Bangun kerjasama saling menghargai dan bangun kepercayaan kepada orang lain” sukses untuk ide-ide kreatifnya

    Reply
  4. author

    Raufa4 years ago

    Selamat buat Pak Ali. Kreatif, inovatif.

    Reply

Leave a reply "Jangkauan Tangan Raksasa"