2 Gadis Cantik Pecinta Bunga

2 comments 207 views

danisKarya Danistya Maharani Kelas 3A

Ani dan Nana adalah dua gadis cilik yang cantik dan baik hati. Mereka sangat menyukai bunga. Suatu hari Nana menyampaikan keinginannya kepada ayah tercintanya.

“Ayah, kita kan hidup di kota dan banyak objek wisatanya. Aku bosan, ayo ke sana,” pinta Nana.

“Ayah nggak mau kalau kesana…”

Wajah Nana merengut, mendengar kata-kata ayahnya. Dia pikir hari ini akan menjadi hari yang membosankan, karena seharian di rumah terus. Tapi ternyata ayahnya belum selesai bicaranya.

“ayah mau ajak Ani sama ibu juga,” kata ayah.

Nana mengembalikan wajah merengutnya ke wajah yang ceria.

“Kemana ya, kemana..” desak Nana nggak sabaran,

“Hmm… jangan-jangan ayah mau ajak aku ke kebun binatang,” kata Nana menduga-duga.

“Rahasia dong…”

***

“Ibu, Ani, ayo kita jalan-jalan…” ajak ayah.

“Oke deh,” jawab Ani dan Ibu kompak. Mengendarai mobil mereka pun melunjul ke sebuah taman kota. Diam-diam ayah sudah merencanakan semuanya dengan baik. Di taman itu sudah ada meja, kursi, dan makanan serta minuman. Pokoknya lengkap deh!

“Wah, subhanallah, terimakasih ayah,” ucap Ibu, Ani, dan Nana.

Ani bermain-main di sekitar taman, sambil melihat bunga dan menciumi aroma bunga yang wangi. Sementara Nana lebih memilih menghabiskan mie ayam yang sudah dipesan ayah. Tidak tanggung-tanggung, Nana habis 2 mangkok sekaligus! Kalau saja perut Nana masih muat, Nana ingin menghabiskan mangkok ketiga, mungkin juga keempat.

“Nana, selain mie ayam 2 mangkok, kamu sudah makan apa saja,” kata Ani.

Dengan malu-malu, Nana menjawab kalau dia sudah menghabiskan juga roti maryam, es teh manis, dan sop buah.

“Hah?! Pantesan kamu nggak mau diajak lari-lari di taman. Mendingan cium bunga bunga ini,” kata Ani.

Nana pun menuruti permintaan Ani. Meskipun perut kekenyangan.

Saat dua gadis itu melihat bunga mawar, mereka terkejut mendengar suara. Mawar itu bisa bicara!

“Hai dua gadis cantik. Namaku Mawar. Aku adalah bunga yang indah, meski aku berduri. Aku bersyukur memiliki duri, sehingga jarang ada orang yang memetik aku saat aku belum mekar.”

Ani dan Nana terpukau melihat keindahan mawar. Mereka lebih terpukau lagi saat melihat ada mawar-mawar lain yang indahnya begitu mengagumkan. Hari itu menjadi hari dengan pengalaman terindah yang mereka dapatkan.

author
2 Responses
  1. author

    muh mulyadi3 years ago

    Wah bagus banget ceritanya lucu juga ada bagus terus berkarya Naura Danishtya Maharani dan tetap rajin belajar juga bersahabat dengan Syafira dan Nayla 3a kan kelasnya sama. 3a uy hebat !!!!!

    Reply
  2. author
    Author

    admin3 years ago

    Selamat ya Devina. Tulisannya diterbitkan di website sekolah

    Reply

Leave a reply "2 Gadis Cantik Pecinta Bunga"